
Sering kali saya lihat di berita banyak pelajar mengikuti tawuran antar sekolah. Motifnya bermacam-macam salah satunya dendam antar geng. Warga setempat merasa resah karena perilaku pelajar yang terlibat tawuran. Maka dari itu saya mendukung anti tawuran. Saya berharap kedepannya tawuran akan semakin jarang bahkan tidak ada tawuran lagi, karena dampak tawuran sangat buruk, baik bagi diri sendiri, nama sekolah ataupun warga sekitar tempat kejadian tawuran.
Contoh kasus tawuran yang menuai korban terjadi di Tanjung Pasir, Teluk -naga, kabupaten Tangerang yang menewaskan remaja berusia 16 tahun. Tawuran merupakan sebuah kegiatan perkelahian yang tidak dibenarkan secara hukum negara dan juga hukum adat masyarakat. Ketika sebuah tawuran terjadi, warga menjadi resah dan para aparat keamanan akan sibuk. Penyebab dari tawuran adalah faktor kurangnya pendidikan dan keharmonisan keluarga. Mareka dengan bangga dan berwajah digarang-garang kan menyatroni satu sama lain. Mereka inilah yang perlu pembinaan tak hanya dari keluarga namun dari sistem yang ada di masyarakat.
Berikut adalah salah satu contoh untuk menghindari tawuran adalah dengan cara mengisi waktu luang dengan kegiatan bermanfaat yang Seperti olahraga atau penelitian bermanfaat. Sehingga tidak terpikirkan keinginan untuk melakukan hal-hal terpuji

Kesimpulannya adalah saya sangat mendukung adanya anti tawuran, karena tawuran hanya akan menurunkan kualitas remaja Indonesia. Pengaruh lain dari faktor pergaulan remaja juga ikut mendorong terjadinya kenakalan remaja. Jadi apabila tidak ditangani sejak dini dapat memicu terjadinya kasus kenakalan remaja yang lebih parah lagi.

JALAN JALAN KE BEKASI
UNTUK MENGHILANGKAN RASA FRUSTASI
JADIKAN ORANG TUAMU BANGGA KARENA PRESTASI
BUKAN MALU KARENA DIPANGGIL POLISI
